Studi Kasus Struktur Gedung Apartemen
Struktur Gedung Apartemen

Struktur Gedung Apartemen – Kota Jakarta merupakan kota metropolitan dengan jumlah penduduk yang sangat padat. Kebutuhan akan sarana dan prasarana pendukung di kota tersebut sangat diperlukan salah satunya adalah kebutuhan akan tempat tinggal yang terus meningkat. Sementara itu ketersediaan lahan untuk tempat tinggal di kota tersebut semakin sempit, hal tersebut menjadi satu alasan banyak bangunan tempat tinggal di kota Jakarta dibangun bertingkat dan salah satunya adalah Tower Albergo.

Tower Albergo merupakan satu diantara empat tower The Bellezza, dimana tower tersebut merupakan gedung apartemen yang dibangun dengan menggunakan beton bertulang konvensional. Apartemen tersebut terdiri dari 36 lantai, kemudian direncanakan ulang dengan menggunakan struktur komposit baja beton.

Struktur komposit semakin banyak dipakai dalam rekayasa struktur. Dari beberapapenelitian, struktur komposit mampu memberikan kinerja strukturyang baik dan lebih efektif dalam meningkatkan kapasitas pembebanan, kekakuan dan keunggulan ekonomis. Balok komposit merupakan campuran beton dengan baja profil, dimana pada beton bertulang gaya-gaya tarik yang dialami suatu elemen struktur dipikul oleh besi tulangan tetapi pada struktur komposit ini gaya-gaya tarik yang terjadi pada suatu elemen struktur dipikul oleh profil baja.

Komposit balok baja dan pelat beton adalah satu usaha dalam mendapatkan suatu konstruksi yang baik dan efisien. Keistimewaan yang nyata dalam sistem komposit adalah (1) Penghematan berat baja, (2) Penampang balok baja yang digunakan lebih kecil, (3) kekakuan lantai meningkat, (4) kapasitas menahan beban lebih besar, (5) Panjang bentang untuk batang tertentu dapat lebih besar.

Permasalahan yang ditinjau dalam modifikasi perancangan gedung Apartemen Albergo dengan struktur komposit baja beton, antara lain :

1. Bagaimana menentukan Preliminary design penampang struktur primer dan struktur sekunder.
2. Bagaimana menghitung pembebanan setelah adanya modifikasi.
3. Bagaimana memodelkan dan menganalisa struktur setelah adanya modifikasi.
4. Bagaimana merencanakan sambungan yang memenuhi kriteria perancangan struktur.
5. Bagaimana merencanakan pondasi yang sesuai dengan besar beban yang dipikul dan kondisi tanah di lapangan
6. Bagaimana menuangkan hasil perhitungan dan perencanaan dalam bentuk gambar teknik.

Adapun tujuan dari modifikasi perancangan gedung Apartemen Albergo dengan struktur komposit baja beton, yaitu :

1. Dapat menentukan Preliminary design penampang struktur primer dan struktur sekunder.
2. Dapat menghitung pembebanan setelah adanya modifikasi.
3. Dapat memodelkan dan menganalisa struktur dengan menggunakan program bantu
4. Dapat merencanakan sambungan yang memenuhi kriteria perancangan struktur.
5. Bagaimana merencanakan pondasi yang sesuai dengan besar beban yang dipikul dan kondisi tanah di lapangan
6. Dapat menuangkan hasil perhitungan dan perencanaan dalam bentuk gambar teknik.

Batasan masalah

1. Perencanaan struktur utama meliputi balok induk dan kolom, struktur sekunder meliputi balok anak, tangga dan pelat lantai.
2. Jumlah lantai yang akan direncanakan ulang menggunakan struktur komposit baja beton sebanyak 12 tingkat.
3. Tidak meninjau dari segi analisa biaya, arsitektural, dan manajemen konstruksi.
4. Meninjau metode pelaksanaan yang hanya berkaitan dengan perhitungan struktur.
5. Analisa struktur menggunakan program bantu ETABS v9.2.0

Manfaat yang bisa didapatkan dari modifikasi perencanaan ini adalah :

1. Dapat merencanakan struktur komposit yang memenuhi persyaratan keamanan struktur.
2. Dari perencanaan ini bisa diketahui hal-hal yang harus diperhatikan pada saat perencanaan sehingga kegagalan struktur bisa diminimalisasi.